Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) meresmikan UMLA Medical Center (UMC) pada Senin (12/10/2026) sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus. Peresmian yang bertepatan dengan Milad ke-8 UMLA ini menjadi langkah universitas dalam meningkatkan pelayanan sekaligus edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan Grand Opening UMLA Medical Center diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat Nabi. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor beserta jajaran pimpinan universitas, pejabat struktural, perwakilan mahasiswa, serta masyarakat sekitar, termasuk warga Plosowahyu dan perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Arifal Aris, S.Kep., Ns, M.Kes menegaskan bahwa kehadiran UMC tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami hadir tidak hanya sekadar memberikan pelayanan kesehatan begitu saja. Tentu kami juga hadir ingin memberikan edukasi kepada masyarakat secara umum,” ungkap Wakil Rektor UMLA.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mahasiswa, UMLA memberikan fasilitas pelayanan kesehatan gratis bagi mahasiswa semester 1 pada tahun ini. Sementara itu, mahasiswa semester lanjutan perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu untuk keperluan verifikasi data.
“Tidak hanya memberikan pelayanan di klinik saja atau di dalam atau di lokasi ini, tetapi insyaallah akan memberikan pelayanan home care atau home visit,” ujar Prof. Dr. A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns, M.Kes selaku Rektor UMLA.

Selain pelayanan di klinik, UMC juga direncanakan mengembangkan layanan kunjungan ke rumah atau home care dan home visit. yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan perawatan di luar lokasi klinik.
Setelahnya UMC direncanakan menjalani proses akreditasi dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga bulan agar dapat memenuhi persyaratan sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan adanya kerja sama tersebut nantinya, masyarakat diharapkan dapat mengakses pelayanan kesehatan yang lebih dekat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan tetap dapat memperoleh pelayanan berbayar dengan kemungkinan diskon atau dispensasi biaya tertentu.
Peresmian UMLA Medical Center menjadi bagian dari upaya UMLA dalam memperkuat perannya di bidang kesehatan, tidak hanya melalui pelayanan pengobatan, tetapi juga edukasi. Kehadiran klinik ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan kampus dan sekitarnya.
Penulis : Gifta Ananda Putri
Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano
