Lomba Dakwah 2025 Hadirkan Semangat “Spirit Islam Berkembang di Era Digital” di Universitas Muhammadiyah Lamongan

UmlaNews— Dalam rangka memperingati Milad Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), rangkaian kegiatan keagamaan kembali digelar sebagai bentuk penguatan nilai Islam berkemajuan. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah Lomba Dakwah 2025 dengan tema “Spirit Islam Berkembang di Era Digital”. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 07 November 2025 di Masjid Ki Bagus Hadikusumo Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Kegiatan lomba dakwah tahun ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berdakwah secara kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi. Panitia pelaksana menghadirkan format perlombaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu melalui penilaian video dakwah sebagai tahap awal seleksi. Dari seluruh peserta yang mendaftar, panitia memilih 10 peserta terbaik untuk mengikuti babak final yang dilaksanakan secara langsung di masjid kampus.

Pelaksanaan acara dipimpin oleh dua tokoh penting, yaitu Ustadz Teguh Hadiwibowo dan Ustadz Tatak Satriapaja yang turut hadir sebagai anggota dewan juri. Selain keduanya, turut menjadi juri adalah Ustadz Mugi Mulyono dan Ustadzah Riana, sehingga total terdapat empat juri yang terlibat dalam proses penilaian lomba dakwah ini.

Dalam sambutannya, Ustadz Teguh Hadiwibowo menyampaikan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan karakter dai muda di lingkungan kampus. Beliau menegaskan bahwa tema dakwah tahun ini sangat relevan dengan kondisi perkembangan teknologi saat ini, di mana dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar masjid, tetapi telah merambah media digital seperti video pendek, media sosial, dan berbagai platform online lainnya. Menurutnya, kemampuan berdakwah dengan gaya baru tanpa meninggalkan nilai ajaran Islam yang utama merupakan keterampilan penting bagi generasi muda.

Sementara itu, Ustadz Tatak Satriapaja memberikan kesan dan pesan terkait penampilan para peserta. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta yang tampil telah melalui proses seleksi video, sehingga kualitas mereka sudah cukup baik. “Tadi yang telah ditampilkan oleh masing-masing peserta sebenarnya telah melewati seleksi dari panitia lewat video kemudian diambil 10 besar. Masing-masing peserta mungkin sudah 87% sudah bagus dalam proses penyampaian tema dakwah yang telah ditentukan. Mungkin ada beberapa yang kurang, tapi itu wajar karena masih belajar. Saya kira sudah bagus dalam penyampaian dakwahnya,” ujarnya.

Dari babak final ini, panitia akan memilih 5 peserta terbaik yang nantinya ditetapkan sebagai Juara 1, 2, 3, serta Juara Harapan 1 dan 2. Hasil perlombaan ini menjadi harapan agar lahir generasi muda yang mampu menyampaikan pesan dakwah secara kreatif, inspiratif, dan sesuai perkembangan zaman.

Dengan terselenggaranya acara ini, Universitas Muhammadiyah Lamongan berharap dapat terus menjadi ruang tumbuhnya kader-kader dakwah yang berwawasan luas, berakhlak, dan mampu membawa semangat Islam berkemajuan di era digital.

Penulis: Fadel Al-ahmed Valentilano