LAMONGAN, 27 juli 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 14 Desa Tlogosadang menggelar penyuluhan pencegahan penyakit Diabetes Melitus (DM) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Balai Dusun Tlogoringin, Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja bidang kesehatan KKN UMLA Kelompok 14 dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta deteksi dini Diabetes Melitus.

Edukasi Diabetes Melitus dan Pentingnya Deteksi Dini
Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai Diabetes Melitus yang disampaikan oleh Willis Arum Puspita dan Gali Saputra. Materi diberikan untuk membantu masyarakat mengenali Diabetes Melitus, faktor risiko, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau keluhan tertentu. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar informasi dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehari-hari.

Cek Kesehatan Gratis, Dimulai dari Pengukuran Kondisi Fisik
Setelah mengikuti edukasi, peserta mengikuti rangkaian Cek Kesehatan Gratis. Peserta terlebih dahulu melakukan registrasi dan pendataan sebelum diarahkan menuju tahapan pemeriksaan.
Pemeriksaan diawali dengan pengukuran kondisi fisik peserta, meliputi berat badan, lingkar pinggang, serta pengukuran pada bagian lengan. Pengukuran tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan awal untuk memperoleh gambaran kondisi fisik peserta.
Setelah itu, peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan tenaga kesehatan yang terdiri dari bidan desa dan dokter, sementara mahasiswa KKN UMLA Kelompok 14 turut membantu proses registrasi, pendataan, mengarahkan peserta, serta mendukung kelancaran alur pemeriksaan.
Kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan membuat seluruh rangkaian pemeriksaan dapat berlangsung secara tertib dan lancar.

Identifikasi Peserta dengan Hasil Gula Darah di Atas Batas Normal
Setelah seluruh pemeriksaan dilakukan, hasil pemeriksaan gula darah peserta kemudian diperhatikan untuk mengidentifikasi peserta yang memiliki hasil di atas batas normal.
Peserta yang hasil pemeriksaannya perlu mendapatkan perhatian kemudian dikumpulkan kembali dan diberikan edukasi lanjutan. Mahasiswa menjelaskan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan, menjaga pola hidup, serta melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.
Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan saja, tetapi juga memberikan tindak lanjut edukatif kepada peserta berdasarkan hasil skrining yang diperoleh.

Follow Up dengan Pengenalan Teh Herbal Daun Salam
Sebagai bagian dari tindak lanjut, mahasiswa KKN UMLA Kelompok 14 memberikan edukasi lanjutan kepada peserta yang terindikasi memiliki hasil gula darah di atas batas normal. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan teh herbal berbahan dasar daun salam sebagai salah satu bentuk pemanfaatan bahan herbal yang dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.
Mahasiswa memberikan informasi mengenai pemanfaatan dan pengolahan daun salam menjadi minuman herbal. Pengenalan teh daun salam dilakukan sebagai bagian dari edukasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti pengobatan maupun anjuran dari tenaga kesehatan.
Peserta juga tetap diarahkan untuk menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik, memantau kadar gula darah secara berkala, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Edukasi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Kegiatan follow-up menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memastikan edukasi kesehatan tidak berhenti setelah pemeriksaan dilakukan. Peserta yang membutuhkan perhatian lebih diberikan pemahaman lanjutan agar dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Rangkaian kegiatan mulai dari registrasi, pengukuran kondisi fisik, penyuluhan Diabetes Melitus, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, identifikasi hasil pemeriksaan, hingga edukasi lanjutan mengenai teh herbal daun salam menjadi bentuk upaya KKN UMLA Kelompok 14 dalam mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap masyarakat Dusun Tlogoringin semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini Diabetes Melitus. Masyarakat juga diharapkan dapat menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan tindak lanjut.
Penulis : Nazza Uswah Azizah
Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano
