Ketua PWM Jawa Timur Resmi Buka Festival Anak Saleh Muhammadiyah III di Universitas Muhammadiyah Lamongan

UmlaNews

Lamongan, Sabtu (25/7/2026) – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M., secara resmi membuka Festival Anak Saleh Muhammadiyah (FASMU) III Tahun 2026 yang digelar di Gedung E Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta beserta pendamping dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur sebagai ajang pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi anak-anak Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Prof. Sukadiono menyampaikan apresiasi kepada Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, panitia penyelenggara, serta Universitas Muhammadiyah Lamongan yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Anak Saleh. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival Anak Saleh yang sebelumnya pernah dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), kini berlanjut di Universitas Muhammadiyah Lamongan sebagai wujud konsistensi Muhammadiyah dalam membina generasi penerus bangsa.

Menurut Prof. Sukadiono, pelaksanaan Festival Anak Saleh sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak dan perempuan. Ia menyebut bahwa pemerintah juga telah memiliki kebijakan melalui Peraturan Presiden mengenai pembangunan lingkungan yang ramah dan nyaman bagi anak. Oleh karena itu, Festival Anak Saleh tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak sejak usia dini.

“Festival ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia. Mereka diberikan ruang yang positif untuk belajar, berkompetisi, sekaligus membangun karakter Islami sejak dini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Sukadiono juga memberikan apresiasi atas perkembangan Universitas Muhammadiyah Lamongan yang dinilainya sangat pesat. Ia mengingat kembali bahwa izin pendirian kampus tersebut baru diterbitkan pada tahun 2019. Dalam kurun waktu sekitar tujuh tahun, UMLA berhasil menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, peningkatan jumlah program studi, maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bukti kerja keras seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Ia berharap cita-cita UMLA untuk membuka Fakultas Kedokteran dapat segera terwujud pada tahun mendatang. Sebagai bagian dari pemerintah yang membidangi sektor kesehatan, ia menyatakan siap memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki agar proses tersebut dapat berjalan dengan baik.

Selain memberikan apresiasi kepada pihak universitas, Prof. Sukadiono juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pendamping, guru, orang tua, dan pengasuh yang telah mengantarkan para peserta mengikuti Festival Anak Saleh. Menurutnya, kehadiran mereka merupakan bentuk pengorbanan dan komitmen dalam mendidik generasi muda Muhammadiyah.

Ia menegaskan bahwa setiap kader Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Persyarikatan Muhammadiyah melalui bidang masing-masing. Kontribusi tersebut, menurutnya, tidak hanya akan membawa manfaat bagi organisasi, tetapi juga menjadi jalan memperoleh keberkahan dalam kehidupan.

“Jika kita bersungguh-sungguh mengurus Muhammadiyah dengan penuh keikhlasan, insyaallah Allah akan mencukupkan rezeki dan memberikan keberkahan dalam kehidupan kita,” tuturnya di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Prof. Sukadiono juga berharap Festival Anak Saleh dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur sebagai tuan rumah secara bergiliran. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di berbagai daerah akan semakin memperluas manfaat dan semangat pembinaan generasi muda Muhammadiyah.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Festival Anak Saleh sebagai momentum berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), meningkatkan kemampuan, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai-nilai tauhid sejak usia dini.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim,” Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M. secara resmi membuka Festival Anak Saleh Muhammadiyah III Tahun 2026. Pembukaan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta, pendamping, dan tamu undangan yang memenuhi Gedung E Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap ajaran Islam, serta kesiapan menjadi penerus bangsa yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

Penulis : Fadel Al Ahmed Valentilano

Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano