Lamongan, 25 juli 2026. Riuh tepuk tangan dan pekik kegembiraan memenuhi lokasi acara begitu satu per satu nama juara disebutkan panitia pada malam penutupan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) ke-3 Tingkat Jawa Timur Tahun 2026. Bertempat di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Sabtu (25/7/2026), momen ini menjadi penutup dari rangkaian kompetisi keislaman yang telah berlangsung sejak pagi dan diikuti kafilah dari berbagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur. Prosesi penutupan turut disiarkan langsung melalui kanal YouTube UMLA TV, sehingga dapat disaksikan luas oleh keluarga peserta maupun masyarakat umum.
Mengusung tema “Aksi Nyata Anak Muhammadiyah, Dari Jawa Timur untuk Peradaban Dunia”, FASHMU III digagas oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sebagai ajang pembinaan karakter, syiar Islam, sekaligus pengembangan potensi generasi muda Muhammadiyah agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Suasana Penutupan
Prosesi penutupan berlangsung khidmat sekaligus meriah, diwarnai sorak-sorai dukungan dari masing-masing kafilah daerah yang menanti pengumuman hasil akhir. Sebagaimana pola penyelenggaraan FASHMU pada edisi-edisi sebelumnya, momen penutupan menjadi puncak yang paling dinantikan, sebab di sinilah nama-nama juara dari setiap cabang lomba serta juara umum tingkat wilayah diumumkan secara resmi oleh panitia.
Dalam sambutan penutupannya, jajaran Majelis Tabligh PWM Jawa Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, serta panitia yang telah menyukseskan jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi nilai yang terus ditekankan sepanjang acara, sekaligus pengingat bahwa esensi FASHMU bukan semata pada gelar juara, melainkan pada proses pembinaan karakter Qurani generasi muda Muhammadiyah.
Beragam Cabang Lomba Dipertandingkan
Sepanjang hari, ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk kemampuan pada sejumlah cabang lomba keislaman, mulai dari Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Pemilihan Da’i Cilik (Pildacil), Adzan, Imam Salat, Kaligrafi Islami, Qiroatul Kutub, hingga Syarhil Qur’an. Setiap kafilah daerah juga tampil dalam lomba defile sebagai bagian dari pembukaan, menampilkan kekompakan dan kreativitas masing-masing rombongan sebelum memasuki babak penyisihan di setiap kategori.
Rangkaian lomba tersebut dirancang berjenjang, mulai dari peserta usia sekolah dasar hingga sekolah menengah, sehingga mencerminkan keberagaman potensi generasi muda Muhammadiyah di seluruh Jawa Timur. Dewan juri yang dilibatkan dalam penilaian merupakan para praktisi dan akademisi di bidang keislaman, guna memastikan penilaian berlangsung objektif dan sesuai kaidah masing-masing cabang lomba. Setelah melalui proses penjurian yang berlangsung sejak pagi, hasil akhir setiap kategori kemudian diumumkan secara berurutan pada sesi penutupan malam harinya, disambut riuh tepuk tangan dari para peserta dan pendamping yang hadir.
Harapan Keberlanjutan
Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., yang sebelumnya membuka rangkaian acara ini, sempat menegaskan bahwa FASHMU merupakan sarana strategis untuk membentuk generasi Islam yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki semangat bermuhammadiyah sejak dini. Harapan yang sama turut menjadi semangat penutupan malam ini: agar prestasi yang diraih para peserta menjadi bekal untuk terus mengembangkan diri, sekaligus motivasi bagi kafilah yang belum berhasil meraih juara pada edisi kali ini.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs. H. Shodikin, M.Pd., yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, sebelumnya menyampaikan bahwa Muhammadiyah terus mendukung penguatan karakter spiritual generasi muda melalui berbagai program, salah satunya Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an yang kini telah menjadi program resmi Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Dengan berakhirnya FASHMU III, UMLA sebagai tuan rumah sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman. PWM Jawa Timur berharap agenda tahunan ini terus digelar secara bergilir di berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah se-Jawa Timur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berkemajuan.
Bagi UMLA sendiri, kepercayaan menjadi tuan rumah FASHMU III turut menjadi ajang memperkenalkan wajah kampus kepada ribuan peserta, pendamping, dan tamu undangan dari berbagai daerah. Selain menjadi bagian dari syiar Islam Berkemajuan, momentum ini juga sejalan dengan visi UMLA untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang aktif berkontribusi bagi persyarikatan maupun masyarakat luas, sebagaimana yang telah ditunjukkan sejak kampus ini berdiri pada 2019.
Rangkaian penutupan pun diakhiri dengan doa bersama serta sesi foto seluruh kafilah, panitia, dan tamu undangan sebagai penanda resmi berakhirnya FASHMU III Tahun 2026. Semangat kebersamaan yang terjalin sepanjang acara diharapkan dapat terus terpelihara hingga penyelenggaraan FASHMU pada tahun-tahun berikutnya.
Penulis: Muhammad Alvizal Hendraditya Wibawa
Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano
