Paduan Suara Universitas Muhammadiyah Lamongan Semarakkan Pembukaan Festival Anak Saleh Muhammadiyah III

UmlaNews

Lamongan, Sabtu (25/7/2026) – Suasana pembukaan Festival Anak Saleh Muhammadiyah (FASMU) III tingkat Jawa Timur di Gedung E Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berlangsung meriah dengan penampilan memukau dari Paduan Suara Universitas Muhammadiyah Lamongan (Padus UMLA). Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuka rangkaian kegiatan festival yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Tidak hanya menyuguhkan harmonisasi vokal yang indah, Padus UMLA juga tampil dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Seluruh anggota mengenakan kostum bertema laut dengan perpaduan warna dan motif ombak yang dipadukan dengan ornamen berbentuk ikan. Konsep busana tersebut memberikan nuansa khas Lamongan sebagai daerah pesisir sekaligus menjadi identitas visual yang memperkuat makna kebersamaan dalam penampilan mereka.

Salah satu anggota Paduan Suara Universitas Muhammadiyah Lamongan, Almar’atul Luklu’ul Jannah, mengungkapkan rasa bangga karena dapat berpartisipasi dalam memeriahkan pembukaan Festival Anak Saleh Muhammadiyah III. Menurutnya, kesempatan tampil pada acara tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan yang bertujuan mencetak generasi muda Muhammadiyah yang berakhlak mulia.

“Kami sangat senang dapat menyambut pelaksanaan FASMU III melalui penampilan paduan suara. Kami berusaha memberikan penampilan terbaik agar dapat menambah semangat seluruh peserta yang hadir,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penampilan kali ini dipersiapkan dengan konsep yang lebih segar dibandingkan penampilan sebelumnya. Selain latihan vokal yang intensif, tim juga menghadirkan inovasi pada kostum yang dikenakan agar mampu memberikan kesan menarik kepada para tamu undangan dan peserta festival.

Busana yang dikenakan anggota paduan suara didominasi motif ombak dengan tambahan ornamen ikan sebagai simbol kebersamaan. Menurut Almar’atul, filosofi tersebut menggambarkan eratnya ikatan antarsesama anggota paduan suara yang selalu saling mendukung dalam setiap penampilan.

“Motif ombak melambangkan semangat yang terus bergerak dan tidak pernah berhenti berkarya. Sementara lambang ikan menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan. Seperti ikan yang berenang dalam satu kelompok, kami juga ingin menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah penampilan lahir dari kerja sama seluruh anggota,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap anggota memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga kekompakan, kedisiplinan, dan rasa saling percaya agar mampu menghasilkan penampilan yang maksimal.

Penampilan Padus UMLA pun mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan, peserta, serta pendamping yang memenuhi Gedung E Lantai 10. Lagu-lagu yang dibawakan berhasil menciptakan suasana pembukaan yang khidmat sekaligus penuh semangat sebelum rangkaian perlombaan Festival Anak Saleh dimulai.

Almar’atul berharap kegiatan Festival Anak Saleh Muhammadiyah dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun karakter, dan mempererat ukhuwah antarwarga Muhammadiyah di Jawa Timur.

Ia juga menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan tersebut lahir semakin banyak anak-anak yang saleh dan salehah, memiliki akhlak yang baik, taat menjalankan ajaran agama, serta siap menjadi kader Muhammadiyah yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

“Semoga melalui Festival Anak Saleh Muhammadiyah ini akan lahir lebih banyak generasi yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, taat kepada Allah SWT, serta menjadi kader Muhammadiyah yang mampu meneruskan perjuangan Persyarikatan di masa depan,” tuturnya.

Pembukaan Festival Anak Saleh Muhammadiyah III tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya peserta dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk menampilkan kreativitas, seni, dan semangat kolaborasi. Penampilan Paduan Suara Universitas Muhammadiyah Lamongan menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi media dakwah yang menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kecintaan terhadap Muhammadiyah.

Melalui penampilan yang memadukan kualitas vokal, kreativitas kostum, dan makna filosofis yang kuat, Padus UMLA berhasil memberikan kesan positif bagi seluruh hadirin sekaligus menyemarakkan pembukaan Festival Anak Saleh Muhammadiyah III Tahun 2026. Penampilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi dalam membangun Muhammadiyah serta bangsa Indonesia.

 

Penulis : Fadel Al Ahmed Valentilano

Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano