LAMONGAN — Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) tahun akademik 2026/2027 pada Kamis (3/9/2026). Penutupan dilaksanakan di gedung serbaguna kampus setempat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan, dosen, serta ribuan mahasiswa baru.
Acara penutupan ditandai dengan sambutan dan penutupan resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Lamongan, Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan bagi mahasiswa terbaik selama pelaksanaan Mastama.
Penghargaan Mahasiswa Terbaik
Panitia menganugerahkan penghargaan “Mahasiswa Terbaik” kepada beberapa peserta yang dinilai menunjukkan semangat, kontribusi, dan prestasi menonjol selama kegiatan berlangsung:
Mahasiswa Terbaik 1:
Muhammad Wildan Arif Hernanda (S1 Keperawatan / Kelompok 38)
Andini Aisyah Utomo (S1 Keperawatan / Kelompok 30)
Mahasiswa Terbaik 2:
Iqbal Utama Sudrajat (S1 Teknik Industri / Kelompok 14)
Lisa Sekar Melati (S1 Kebidanan / Kelompok 32)
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Lamongan, Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes., bersama jajaran dekan fakultas di lingkungan UMLA.

Pesan Kebangsaan dan Pesan Moral
Sebelum sesi penutupan dan penyerahan penghargaan, perwakilan pimpinan organisasi kemahasiswaan (BEM/IMM) menyampaikan pesan motivasi kepada peserta. Dalam orasinya, mahasiswa diajak untuk senantiasa menjaga integritas dan etika selama menempuh pendidikan tinggi.
“Kalian harus berjanji untuk menjaga nama baik dan integritas mahasiswa. Di mana pun berada, jangan sampai mencemarkan nama baik kampus,” tegasnya di hadapan peserta. Sesi orasi diakhiri dengan gelora yel-yel “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!” yang disambut riuh oleh seluruh peserta.
Proses Transisi Menjadi Mahasiswa
Dalam sambutan penutupnya, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Lamongan, Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa Mastama dilaksanakan secara hibrida, mengombinasikan kegiatan online melalui tugas mandiri dan empat hari kegiatan offline (luring) dari Senin hingga Kamis.
Menurut Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes., kegiatan Mastama dirancang sesuai tema “Connect, Grow, and Impact” untuk mengasah empat aspek utama mahasiswa (Bio, Psiko, Sosial, dan Spiritual):
Connect: Membangun jejaring dan komunikasi antara mahasiswa baru, dosen, dan tenaga kependidikan.
Grow: Membina hubungan sosial dan jiwa korsa tanpa perbedaan antar-fakultas guna mencegah perundungan (bullying).
Spiritual: Menguatkan karakter moral melalui ibadah bersama, seperti salat Tahajud dan salat berjemaah.
“Kalian sedang berada dalam masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa. Mastama ini didesain untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan ikatan persaudaraan,” ujar Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes.
Langkah Selanjutnya
Setelah penutupan Mastama, mahasiswa baru dijadwalkan mendapat waktu istirahat sebelum memulai proses penyusunan Kartu Rencana Studi (KRS) bersama dosen pembimbing akademik (PA) masing-masing fakultas guna menyongsong awal perkuliahan.
Acara diakhiri dengan pembacaan hamdalah secara bersama-sama dan doa penutup.
Penulis: Ahmad Laukhul Mahfud
Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano
