Lamongan, 2 September 2026 Kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) kembali diisi dengan kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menambah wawasan keislaman mahasiswa baru. Bertempat di Masjid Ki Bagus Hadikusumo Umla, para mahasiswa baru mengikuti kegiatan mengaji bersama yang kemudian dilanjutkan dengan kultum setelah salat Isya, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Mastama yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga tampil menyampaikan ilmu di hadapan rekan-rekannya. Setiap kelompok terlebih dahulu menyelesaikan bacaan Al-Qur’an sebanyak satu juz secara bersama-sama. Setelah itu, salah satu mahasiswa baru dari setiap kelompok mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan kultum.
Suasana masjid yang biasanya menjadi tempat ibadah berubah menjadi ruang belajar yang penuh dengan interaksi. Para mahasiswa baru menyampaikan kajian dengan tema-tema keislaman yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Penyampaian kultum tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa baru untuk melatih keberanian berbicara, menyampaikan gagasan, sekaligus berbagi pengetahuan kepada sesama.
Tidak berhenti pada penyampaian kultum, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, antusiasme mahasiswa baru terlihat cukup tinggi. Sejumlah mahasiswa dengan berani mengajukan pertanyaan dan ikut berdiskusi mengenai materi yang telah disampaikan.

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang menarik karena menciptakan komunikasi dua arah. Mahasiswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga diberi ruang untuk berpikir, bertanya, dan menyampaikan pendapat. Dari sinilah nilai penting kegiatan tersebut terlihat: ilmu tidak hanya disampaikan dari satu pihak, tetapi dapat berkembang melalui diskusi bersama.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan teratur. Para mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh perhatian hingga kegiatan selesai. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri dan kedekatan antarmahasiswa baru.
Melalui kegiatan kultum tersebut, Mastama Umla tidak sekadar menjadi pintu awal bagi mahasiswa mengenal lingkungan kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membentuk karakter mahasiswa yang berani berbicara, mau belajar, serta mampu berbagi ilmu dengan sesama.
Masjid Ki Bagus Hadikusumo pun menjadi saksi bagaimana mahasiswa baru mulai mengambil peran di lingkungan kampus. Dari satu juz yang dibaca bersama hingga sebuah kultum yang disampaikan dengan penuh keberanian, rangkaian Mastama menunjukkan bahwa perjalanan menjadi mahasiswa tidak hanya tentang belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dapat dibagikan dan memberi manfaat bagi orang lain.
Penulis : Fadel Al Ahmed Valentilano
Editor : Fadel Al Ahmed Valentilano
