UmlaNews-Jambore Relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah resmi digelar di kawasan wisata Tawangmangu Wonderpark, Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 1.300 relawan yang datang dari 30 provinsi di seluruh Indonesia, termasuk dari Aceh hingga Papua, (26-29/6).
Acara ini diwarnai dengan berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan inspiratif yang bertujuan untuk memperkuat jaringan relawan Muhammadiyah. Dalam pembukaan kegiatan, hadir Bupati Karanganyar dan CEO Sidomuncul sebagai tamu kehormatan, serta perwakilan dari MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center).
Menurut Filla, salah satu peserta, jambore ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi wadah saling tukar ilmu, membangun kekompakan, dan mempererat silaturahmi antar relawan. “Suasananya seru dan banyak insight. Kita bisa saling mengenal relawan dari berbagai daerah,” ujarnya.
Kegiatan jambore ini juga diisi dengan berbagai lomba, salah satunya adalah lomba cerdas cermat MDMC yang diikuti oleh tim dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Meski berhasil mencapai babak penyisihan menuju semifinal, sayangnya tim belum berhasil melaju ke final.
Salah satu nilai penting yang dibawa dalam jambore ini adalah pemahaman tentang pentingnya struktur komando atau Omor saat terjun dalam penanganan bencana. Hal ini dianggap penting agar setiap relawan dapat bekerja dalam satu sistem yang rapi dan terkoordinasi.
Dengan atmosfer yang santai namun tetap kompetitif, Jambore Relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah ini diharapkan dapat meningkatkan solidaritas dan semangat para relawan dalam memberikan kontribusi nyata untuk kemanusiaan.
Penulis: Selly Airin
Editor: Ridhotul Ummah
